HVAC Industri Untuk Kontrol Penyejuk Udara atau AC

0
88
views
sumber: google.co.id

HVAC industri sejak dahulu sampai sekarang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. Tanpa HVAC, kelembaban udara di gedung industri termasuk pabrik maupun perkantoran tidak akan terjaga secara maksimal. Agar lebih mengenal HVAC dan kaitannya untuk industri, simak pemaparan berikut.
Apa itu HVAC industri?
HVAC yakni istilah teknis yang berkaitan erat dengan kontrol penyejuk udara atau AC. Cara unik yang mengombinasikan sejumlah ilmu teknik mekanikal. Termasuk Mekanika fluida, termodinamika dan sebagainya.
Pada gilirannya, HVAC bekerja untuk menjaga kelembaban temperatur di sekitarnya. Termasuk benda mati seperti kelengkapan industri maupun manusia. Sehingga objek merasa aman dan nyaman ketika berada di ruangan tersebut.
Pembahasan HVAC belum komplit, jika Anda tidak memahami satu per satu siklus metode HVAC berikut:

  1. Heating
    Seandainya diterjemahkan secara harfiah, heating yakni pemanas. Pemanas yang berfungsi untuk menghangatkan ruangan maupun objek di dekatnya. Mengacu pada fungsinya, heating mayoritas digunakan oleh masyarakat yang mendiami tempat bersuhu rendah.
    Dalam metode heating, terdapat sebagian bagian terutamanya termasuk di antaranya heat pump, boiler, hydronic, furnace dan sebagainya. Masing-masing bagian punya peran dan tugas yang berbeda.
    Seperti furnace yang bekerja sebagai sumber kalor yang energinya disalurkan ke hydronic kemudian dilanjutkan pada boiler.
  2. Ventilation
    Bicara fungsi HVAC tidak akan komplit jika tidak membahas ventilation. Ventilation yakni metode sirkulasi udara yang berfungsi untuk menyaring atau buang kotoran dan debu.
    Selain menyaring debu, ventilation juga membantu menjaga kelembaban udara berikut menghilangkan bau tidak enak di udara. Dalam ilmu mekanika, pembahasan mengenai ventilation banyak dipelajari di studi bidang mekanika fluida.
    Jenis ventilation yang digunakan penyejuk udara bukan cuma satu variasi saja melainkan dua. Pertama yakni alami ventilation berikutnya forced ventilation. Forced ventilation yakni metode sirkulasi udara yang memanfaatkan kipas untuk pemfilteran udaranya.
    Aplikasi forced ventilation banyak diadopsi oleh industri termasuk gedung, perkantoran sampai dapur dan WC. Pemasangan forced ventilation pada dapur membantu menyaring dan menghilangkan asap mengganggu dari kompor dampak pengolahan makanan.
  3. Air Conditioning
    Istilah ini tentu telah sungguh-sungguh akrab di telinga masyarakat padahal tidak memanfaatkan fasilitasnya. AC yakni mesin penyejuk udara yang memanfaatkan setiap bagian seperti heat exchanger, kompresor dan sebagainya.
    AC yang dipasang di rumah dan perusahaan yakni dua perangkat yang berbeda padahal mempunyai peran dan tugas yang sama. AC di industri disebut sebagai chiller atau liquid chiller. Penyejuk udara ini mengelola dan menciptakan volume udara lebih besar ketimbang AC rumah tangga.
    Daya yang dibutuhkan chiller untuk mengolah udara dingin juga lebih besar ketimbang AC konvensional. Sedangkan demikian, fitur yang tersemat pada chiller tidak keok modern dan beragamnya.
    Itulah penjelasan komplit mengenai HVAC. Salah satu metode penyejuk udara yang banyak dimanfaatkan oleh industri. HVAC industri sejauh ini masih sungguh-sungguh penting dan tidak dapat dipisahkan dari aktivitas industri.

Sumber: acwahana.com