3 Jenis Evaporator AC Chiller Berdasarkan Konstruksinya

0
152
views
sumber: google.co.id

Setidaknya terdapat tiga ragam evaporator AC chiller yang dapat Anda dapatkan dikala membaca spesifikasi konstruksi mesinnya. Masing-masing evaporator hal yang demikian mempunyai fungsi sentral. Dan telah menjadi komponen utama dari chiller yang tak dapat terpisahkan.
Ini ia ragam evaporator AC Chiller menurut konstruksinya

  1. Evaporator Bare
    Apakah Anda pernah atau pun tak jarang mengamati cold storage atau rak air garam? Tak banyak yang tahu apabila dua mesin hal yang demikian menerapkan evaporator ragam bare. Evaporator ini diwujudkan dari pipa yang sengaja diwujudkan berbentuk spiral.
    Agar rangkanya tak gampang lepas, evaporator bare sengaja ditambahkan rangka penguat. Rangka penguat hal yang demikian nampak dengan terang terpasang pada dinding ruang pendinginnya.
  2. Evaporator Permukaan Datar
    Kecuali evaporator bare, ada juga yang diketahui sebagai evaporator permukaan datar. Cara konstruksi pada metode AC chiller ini cukup unik. Di mana pipa-pipalah yang sengaja dililit oleh plat.
    Di mana saja, Anda dapat menemukan evaporator permukaan datar? Ragam evaporator ini paling tak jarang ditemukan pada contact freezer. Cara konduksi berdampak sungguh-sungguh besar kepada pemindahan kalor.
  3. Evaporator Sirip
    Dan terakhir yakni evaporator sirip. Siapa bahkan yang berprofesi sebagai staf jasa pemasangan chiller sungguh-sungguh mengetahui contoh evaporator ini. Evaporator sirip menerapkan logam tipis sebagai material utamanya.
    Eksistensi sirip ini menolong memperluas permukaan evaporator supaya gampang meresap kalor pantas keperluannya. Evaporator sirip paling tak jarang ditemukan pada AC atau mesin pendingin ruangan lainnya.
    Fungsi atau manfaat evaporator bagi AC Chilller
    Dikala dioperasikan, chiller memerlukan daerah untuk meresap panas dari berjenis-jenis material seperti air, udara dan faktor lainnya. Yaitu evaporator yang berprofesi untuk meresap sekalian menjalankan pertukaran panas.
    Tahukah Anda apabila evaporator mempunyai fungsi yang berbanding terbalik dengan condenser. Bagian ini berada persis di antara kompresor dengan pipa kapiler. Dan sebagaimana yang sudah dibuktikan pada nilai pembasahan sebelumnya.
    Evaporator diwujudkan dari berjenis-jenis material berkwalitas. Seperti tembaga, kuningan, besi, alumunium ataupun baja. Segala material hal yang demikian membikin evaporator kapabel bertahan dalam bentang waktu yang lama. Dan tak gampang rusak walaupun chiller diaplikasikan tiap-tiap ketika.
    Melainkan, tahukah Anda apabila evaporator tak cuma dikategorikan menurut pada wujud dan konstruksinya saja. Bagian chiller ini juga digolongankan menurut pada progres atau mekanisme kerja ekspansinya.
    Seperti fooleded evaporator atau dry expention evaporator. Sebab masuk dalam kategori yang berbeda, kedua evaporator hal yang demikian tentunya mempunyai keperluan yang berbeda pula.
    Bicara perihal chiller tak pernah ada habisnya. Sesudah mengetahui apa itu kompresor atau condenser, pengguna diajak untuk mengenali evaporator. Sama seperti dua bagian sebelumnya, evaporator juga dibekali pada chiller.
    Tanpa evaporator, chiller justru tak kapabel menunaikan tugasnya sebagai mesin pendingin ruangan. Info lainnya mengenai evaporator AC chiller dapat Anda peroleh pada jasa pemasangan atau servis chiller yang jauh lebih berpengalaman.

Sumber: acwahana.com