5 Persiapan Saat Bencana Melanda

0
85
views
sumber: google.co.id

Petaka alam bukanlah sesuatu yang bisa kita prediksi kedatangannya. Tetapi kita bisa berupaya meminimalisir kerusakan dan kehilangan yang akan dihadapi. Petaka alam yang kerap kali terjadi di Indonesia yakni banjir, tanah longsor, letusan gunung berapi dan gempa bumi. Mitigasi musibah yakni serangkaian upaya untuk mengurangi risiko musibah, bagus lewat pembangunan jasmani ataupun penyadaran dan peningkatan kesanggupan menghadapi ancaman musibah. Mitigasi didefinisikan sebagai upaya yang dimaksudkan untuk mengurangi imbas dari musibah, Mitigasi yakni serangkaian upaya untuk mengurangi risiko musibah, bagus lewat pembangunan jasmani ataupun penyadaran dan peningkatan kesanggupan menghadapi ancaman musibah. Format dari mitigasi musibah yang bisa dijalankan masyarakat awam dalam menghadapi musibah yakni:

  1. Mencatat nomor penting
    Untuk mengantisipasi musibah, ada bagusnya mencatat sebagian nomor telepon penting lebih-lebih yang berhubungan dengan pihak penanggulangan musibah. Berikut sebagian nomor penting yang bisa dihubungi terjadi musibah alam:

Kepolisian: 110
Nomor Tunggal Kedaruratan di Indonesia: 112
Pemadam kebakaran: 113
SAR: 115
Info dan koreksi kerusakan dan gangguan telepon (Telkom): 117
Ambulan Gawat Darurat: 118 dan 119
Info dan koreksi kerusakan dan gangguan listrik (PLN): 123
Posko musibah alam: 129
Palang Merah Indonesia (PMI): 021-4207051
Kecuali mencatat nomor darurat, sebaiknya masyarakat juga menyusun grup WhatsApp warga di pemukiman supaya progres evakuasi korban musibah berjalan lancar. Bila kau takut lupa, kau bisa mencetaknya dengan printer wifi dan meletakkannya di tiap ransel member keluarga.

  1. Mempersiapkan perbekalan untuk 3 hari
    Dikala terjadi musibah alam, sebaiknya masyarakat mempersiapkan diri supaya tak panik dengan membawa perbekalan yang cukup. Salah satunya yakni mempersiapkan ransel siap musibah atau ransel yang berisikan alat-alat serta barang-barang yang dipersiapkan sebelum terjadi musibah. Berikut daftar barang-barang yang perlu dimasukkan ke dalam ransel siap musibah:

Makanan dan minuman kaleng dan kemasan dapat menjadi stok persiapan menghadapi musibah alam. Adapun makanan yang bisa disiapkan sangatlah gampang dicari, seperti mi instan, telor, beras, kornet, roti, pisang, susu, serta olahan daging dalam wujud kemasan, serta air kemasan ukuran 1 liter sebanyak 3-5 botol/orang
Kotak P3K dan perlengkapan kebersihan juga perlu dibawa pada kondisi darurat. Kecuali plester dan alkohol, sebaiknya masyarakat juga menyiapkan obat-obatan pribadi. Adapun perlengkapan kebersihan yang bisa disiapkan, seperti pembalut, handuk kecil, tisu kering dan tisu berair, hand sanitizer, baju, serta perlengkapan mandi.
Pengisi Energi (Charger)/ power bank hp dan alat tolong penerangan, seperti senter.

  1. Amankan dokumen penting dan barang berharga
    Masyarakat juga perlu menyiapkan salinan dokumen penting guna mengantisipasi bila terjadi musibah alam. Caranya cukup gampang. Masyarakat cukup fotokopi segala dokumen dan identitas penting agar mempunyai salinan berkas yang cukup di kemudian hari. Adapun dokumen penting yang perlu diamankan, seperti akta rumah, ijazah, akta nikah, Kartu Keluarga, dan Sertifikat Kelahiran. Bila takut akah berair atau terbakar, kau dapat melaksanakan scan dari printer wifi sebagian dokumen hal yang demikian dan menaruhnya dalam flashdisk atau penyimpanan komputerisasi yang gampang diakses jikalau terjadi hal-hal yang tak diharapkan.
  2. Format kelompok sosial tangguh musibah
    Kelompok tangguh musibah terdiri dari sebagian warga, umumnya berasal dari Karang Taruna yang akan melaksanakan kerja bakti, memastikan trek vakuasi, daerah eksodus, serta siskamling. Eksistensi kelompok sosial penting untuk mempercepat pemberian bantuan dan progres evakuasi sebab lebih mengetahui kawasan dan warga yang tinggal di lingkungan.
  3. Lapor ke kelurahan, kecamatan dan BPBD
    Seandainya terjadi kerusakan, tanggul bocor, atau korsleting listrik, sebaiknya masyarakat melapor ke kelurahan/kecamatan/BPBD guna memperoleh bantuan lebih lanjut. ini dikarenakan tak segala mempunyai kawasan yang gampang dijangkau, sehingga melapor terhadap BPBD akan memberi bantuan perlengkapan yang diperlukan untuk evakuasi.

Sumber: brother.co.id