Jenis Kebisingan Pada Sistem HVAC dan Solusinya

0
119
views
sumber: google.co.id

Pernahkah Anda merasa tak nyaman dengan kebisingan cara HVAC ? Meskipun benar-benar benar-benar mengganggu, kebisingan HVAC dapat terjadi kapan saja dalam frekuensi rendah, menengah sampai tinggi. Sebelum checking mesin AC, cari tahu lebih-lebih dulu variasi kebisingannya berikut.

Ragam-variasi kebisingan pada cara HVAC

1.            Ductborne Noise

Ragam kebisingan pertama ialah kebisingan yang disebabkan oleh kipas. Bunyi yang diwujudkan oleh fan menjalar cukup panjang mulai dari upstream sampai downstream. Bunyi berisik yang terdengar benar-benar benar-benar mengganggu secara khusus di ruangan daerah instalasi AC.

Situasi ini dapat memberi pengaruh mutu kerja karyawan yang berprofesi di sekitar daerah instalasi AC. Mengamati fakta ini, tak heran kalau industri dan pabrik memastikan untuk menginstalasi AC di daerah yang berjauhan dari zona kerja. Khusus kalau AC yang dipasang mengeluarkan bunyi berisik.

2.            Duct Break-in Noise

Kalau sebelumnya kebisingan berasal dari fan, karenanya duct break-in noise berasal dari perangkat AC dan ruang instalasi. Bunyi bising tak cuma mengudara di sekitar mesin saja namun menjalar ke ruangan di sekitarnya.

Menghindari instalasi duct ringan akan mengurangi bunyi kebisingan tak menyenangkan yang dimunculkan oleh mesin hal yang demikian. Sayangnya, keadaan ini banyak diremehkan oleh pengguna AC sehingga instalasi pereda berisik baru dilaksanakan sesudah AC mengeluarkan bunyi bising.

3.            Radiated Equipment Noise

Komponen HVAC selanjutnya yang sering kali kali mengalami kebisingan ialah radiated equipment noise. Bunyi berisik hal yang demikian berasal dari radiasi kelengkapan perangkat. Bunyi berisiknya tak cuma menjalar pada dinding saja melainkan juga lantai.

Misalnya dikala instalasi dipasang bersebelahan dengan ruang kerja. Bunyi berisik yang dijadikan menjalar sampai menembus dinding dan hingga ke ruangan di sebelahnya. Situasi hal yang demikian akan kian parah kalau dinding ruangan diciptakan dari material yang kurang bermutu.

4.            Termainal Noise

Kebisingan juga dapat terjadi pada terminal air mencakup  register, grille, vent cover dan diffuser. Kebisingan ini tak cuma memunculkan bunyi yang mengganggu melainkan juga menyebabkan getaran pada daerah-daerah yang dilewatinya.

System HVAC seharusnya diinstalasi dengan sebaik mungkin untuk menghindari kebisingan. Spesifikasi perangkat yang dipakai bahkan seharusnya bermutu terbaik, juga desain pembelokan duct dan perangkat suplainya.

5.            Duct Break-out Noise

Salah satu kebisingan bunyi AC juga disebabkan oleh saluran duct yang bermasalah. Bunyi berisik ini menjalar dari fan sampai regenerated noise dalam ducting AC. Kecuali itu, turbulensi airflow juga mewujudkan bunyi ribut yang memekakkan alat pendengar.

Frekuensi bunyi dan getaran yang dijadikan cukup untuk membikin orang yang berada di sekitarnya tak nyaman. Sebab bunyi yang dimunculkan memekakkan alat pendengar.

Itulah lima bunyi berisik HVAC yang dapat terjadi kapan saja dikala cara instalasi tak dilaksanakan dengan bagus. Untuk menghindari keadaan hal yang demikian, instalasi AC seharusnya dilaksanakan oleh teknisi profesional dan mengaplikasikan produk yang bermutu tinggi. Perawatan cara HVAC bahkan diperlukan guna menjaga mutu material dan sistemnya.

Sumber: acwahana.com