Physical Address

304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

DAMPAK CUACA PANAS EKSTREM BAGI KESEHATAN

Jakarta Dilanda Panas Ekstrem: Dampak Nyata terhadap Kesehatan dan Kenyamanan
Jakarta, Oktober 2025 — Beberapa hari terakhir, masyarakat Jakarta bersama berbagai daerah lain di Indonesia menghadapi suhu udara yang sangat panas. Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan suhu maksimum mencapai 37,6°C di sejumlah wilayah, seperti Majalengka dan Boven Digoel. Fenomena ini tidak hanya mengganggu aktivitas harian, tetapi juga membawa ancaman serius bagi kesehatan, terutama bagi warga perkotaan yang tinggal di lingkungan padat dan minim ruang terbuka hijau.

Mengapa Panas Ekstrem Terjadi?

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menyampaikan bahwa suhu tinggi ini dipicu oleh gerak semu matahari yang dikombinasikan dengan pengaruh Monsun Australia. Pada bulan Oktober, matahari berada di selatan ekuator, sehingga wilayah tengah dan selatan Indonesia, termasuk Jakarta dan Pulau Jawa, menerima intensitas penyinaran matahari tertinggi.

Selain itu, Monsun Australia membawa angin timuran yang mengandung udara kering dan hangat. Kondisi tersebut menghambat pembentukan awan, sehingga radiasi matahari langsung mencapai permukaan bumi. Akibatnya, suhu udara meningkat tajam terutama pada siang hari.

“Konsistensi suhu maksimum yang tinggi di berbagai wilayah menandakan cuaca panas yang persisten, didukung oleh dominasi massa udara kering dan minimnya tutupan awan,” ungkap Andri Ramdhani, Direktur Meteorologi Publik BMKG.

Di Jakarta, panas ekstrem ini diperparah oleh polusi udara dan kepadatan kota. Beton dan aspal yang mendominasi permukaan kota menyerap panas dan melepaskannya kembali, menciptakan efek “urban heat island” yang membuat suhu terasa lebih tinggi dibandingkan wilayah sekitarnya.

Dampak kesehatan yang berpotensi muncul antara lain:
• Dehidrasi dan kelelahan panas
• Heatstroke yang dapat berakibat fatal
• Gangguan pernapasan, terutama bagi penderita asma dan penyakit paru
• Gangguan tidur, stres, dan penurunan produktivitas akibat suhu malam hari yang tinggi

Imbauan BMKG untuk Masyarakat

BMKG mengimbau masyarakat agar:
• Memperbanyak minum air putih meskipun tidak merasa haus
• Menghindari aktivitas di bawah sinar matahari langsung pada pukul 10.00–15.00 WIB
• Mengenakan pakaian longgar dan berwarna terang
• Mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan saat siang hari
• Memanfaatkan area teduh atau ruang hijau bila berada di luar

Selain itu, masyarakat disarankan menjaga pola makan dan istirahat, serta memberi perhatian khusus kepada anak-anak dan lansia.

Peran AC dalam Menghadapi Panas Ekstrem

Dalam situasi cuaca panas ekstrem, pendingin ruangan (AC) memiliki peran penting untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan. AC kini bukan lagi sekadar kemewahan, tetapi kebutuhan vital bagi masyarakat perkotaan.

Paparan suhu tinggi dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko heat exhaustion dan heatstroke, terutama di ruangan tertutup dengan ventilasi terbatas. AC membantu menurunkan suhu ruangan, menjaga kestabilan suhu tubuh, dan mencegah kelelahan akibat panas.

Turbo Cooling Mode untuk Kesejukan Instan

Turbo Cooling Mode menjadi salah satu fitur unggulan pada AC modern. Fitur ini memungkinkan pendinginan ruangan berlangsung cepat hanya dalam beberapa menit, bahkan saat suhu luar ruangan sangat tinggi.

Ketika mode turbo diaktifkan, kompresor bekerja dengan intensitas tinggi di awal penggunaan untuk menurunkan suhu ruangan secara cepat dan merata. Setelah suhu ideal tercapai, sistem kembali ke mode normal agar tetap hemat energi.

Pilihan AC dengan Fitur Turbo Cooling

Sebagian besar AC modern kini telah dilengkapi Turbo Cooling atau Powerful Mode.

  1. LG AC Split 1/2 PK TURBOCOOL New Terminator Standard – K05NSA
    Dilengkapi fitur DUAL Swing, AC LG ini mampu menyebarkan udara dingin secara merata ke seluruh ruangan. Teknologi TURBOCOOL membantu mencapai suhu ideal dengan cepat, cocok untuk menghadapi panas ekstrem Jakarta.
  2. Gree AC Wall Mounted Split Deluxe Standard Series 1/2 PK – GWC-05N1A
    Gree menghadirkan fitur I-Feel yang memungkinkan sensor pada remote mendeteksi suhu di sekitar pengguna, memberikan pendinginan yang lebih personal dan akurat. Fitur Turbo Function memastikan ruangan cepat dingin saat AC pertama kali dinyalakan.
  3. Panasonic AC Wall Mounted Split Standard Non Inverter Si BiRU 1/2 PK – CS/CU LN5AKJ
    AC Panasonic Si BiRU memiliki mode POWERFUL yang mampu mempercepat pendinginan hingga 18% di awal penggunaan, sangat ideal untuk menghadirkan kesejukan instan.

BMKG memprakirakan kondisi panas ini masih dapat berlangsung hingga awal November 2025. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada dan menjaga kesehatan.

Bagi kamu yang ingin melihat lebih banyak pilihan AC dengan fitur pendinginan cepat, kamu bisa mengakses laman List Lengkap AC Split.

Dengan teknologi Turbo Cooling, kamu tidak hanya mendapatkan kesejukan instan, tetapi juga perlindungan kesehatan di tengah suhu ekstrem yang semakin sering melanda kota besar seperti Jakarta.

Sumber: acwahana.com